Ilustrasi, sumber foto: pertamedika.co.id


Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi mengungkapkan, Sentra Vaksinasi Bersama di Istora Senayan, Jakarta, telah mampu memberikan vaksinasi kepada lansia (lanjut usia) non-KTP DKI. Asalkan, lansia yang akan di vaksin berdomisili di Jakarta.


Ini merupakan upaya Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempercepat vaksinasi lansia.


“Hari ini kita juga sudah mulai membagikan informasi untuk Sentra Vaksinasi di Istora,  sudah bisa melayani vaksinasi yang non-KTP DKI,” kata Nadia dalam jumpa pers virtual, Selasa (16/3/2021).


Jangan lupa mendaftar terlebih dulu


Meski begitu, dia mengingatkan para lansia agar tidak datang begitu saja ke Istora Senayan. Lansia harus mendaftar di tautan berikut ini: loket.com/event/vaksinasicovid19untuklansia.


“Jangan lupa lakukan pendaftaran, jadi lihat Instagram-nya BUMN, di sana tertera jelas untuk proses registrasinya,” kata Nadia.


Syarat dan ketentuan vaksinasi lansia di Istora Senayan


Berdasarkan laman registrasi vaksinasi COVID-19 untuk lansia di Istora Senayan, ada tujuh syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Berikut detailnya:


  1. Lansia dengan membawa KTP asli.

  2. KTP non-DKI Jakarta diharuskan membawa surat keterangan domisili di wilayah DKI Jakarta.

  3. Harus hadir tepat sesuai jadwal yang tertera di e-voucher.

  4. Menjaga protokol kesehatan selama berada di area vaksinasi.

  5. Harus membawa bukti e-voucher agar bisa masuk ke area Sentra Vaksinasi Bersama BUMN.

  6. Mereka yang datang tanpa mendaftar atau peserta yang datang di luar jadwal tidak akan dilayani.

  7. Bagi peserta yang menjalani pengobatan rutin untuk penyakit kronis, harap membawa surat rekomendasi vaksin dari dokter spesialis.


Orang yang sudah mendapatkan vaksin bisa tertular COVID-19


Nadia juga mengingatkan bahwa selama proses vaksinasi dan setelahnya, harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, masyarakat yang sudah mendapat vaksin masih berpotensi tertular virus corona.


“Kami ingatkan, apalagi baru menerima vaksin pertama, risiko tertular itu masih memungkinkan dan risiko kita menjadi sakit itu masih sangat sangat memungkinkan,” kata Nadia.


“Kita tahu antibodi akan terbentuk setelah 28 hari setelah penyuntikan kedua,” ucapnya.


Dia menjelaskan, vaksin berfungsi untuk mencegah sakit parah jika terjangkit COVID-19.

Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online, 373poker