373poker - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang akan resmi menjadi jalur khusus pesepeda road bike pada akhir pekan. Hal itu merupakan hasil pertemuan antara Polda Metro Jaya dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
“Hasil rapat sementara lintasan jalan non tol Kokas yang Karet itu menjadi lintasan permanen road bike setiap Sabtu-Minggu saja,” kata Riza di Balaikota DKI Jakarta, Senin (31/5/2021) malam.
Jam operasional dari pukul 05.00 sampai dengan 08.00 WIB
Riza mengatakan JLNT akan memiliki jam operasional mulai pukul 05.00 sampai dengan 08.00 WIB. Jadi pesepeda road bike tidak bisa menggunakannya sepanjang hari di akhir pekan.
“Jadi yang di Kokas sampai ke Karet KH Mansyur jam 05.00-08.00 WIB pagi khusus hari Sabtu-Minggu,” kata Riza.
Ketentuannya akan diatur dalam Keputusan Gubernur
Riza mengatakan wacana ini sudah mendapat persetujuan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia juga mengatakan seluruh penggunaan JLNT untuk pesepeda road bike akan diatur dalam Keputusan Gubernur (Kepgub).
“Iya ini sudah dibahas tinggal nunggu Kepgub-nya,” ucapnya.
Belum ada isu bahwa jalur road bike akan menjadi permanen
Alasan para pesepeda road bike diperbolehkan lewat di akhir pekan, kata Riza, untuk memberikan kesempatan kepada pengendara sepeda untuk menggunakan jalan tersebut. Ia mengungkapkan, tugas pemerintah adalah mengelola dengan sebaik-baiknya agar setiap pengguna jalan memiliki kesempatan yang sama.
Sejauh ini, kata Riza, pihaknya belum bisa memastikan apakah jalur pengendara sepeda road bike akan dijadikan permanen atau tidak.
"Sambil menunggu pengaturan Kepgub, lintasan road bike tetap dilaksanakan dengan pola uji coba," katanya.
Polda Metro sedang membahas jalur khusus road bike di JLNT Casablanca
Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggelar pertemuan. Salah satu isu yang dibahas adalah adanya jalur khusus pesepeda road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, mulai dari bundaran Karet hingga bundaran dekat Saharjo.
“Apakah jalan layang itu (JLNT Casablanca) cocok atau tidak atau bisa tidak digunakan sebagai tempat untuk road bike, atau mungkin kalau perlu kita gunakan kita cari tempat lain, apa di Kemayoran atau di mana gitu,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, di Polda Metro Jaya, Senin (31/5/2021).











0 Comments