373Poker - Bambang Brodjonegoro resmi berpamitan sebagai mantan Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek / BRIN), setelah DPR menyetujui usulan pemerintah untuk menggabungkan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).


Ia kini mendapat posisi baru sebagai komisaris utama Bukalapak. Hal itu berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dihadiri direksi dan pemegang saham pada Jumat 30 April 2021. Selain Bambang, Yenny Wahid juga diangkat sebagai komisaris.


Menurut Chief Executive Bukalapak Rachmat Kaimuddin, kinerja perseroan sepanjang tahun lalu mencatatkan peningkatan 4 juta vendor dan partner, sehingga saat ini Bukalapak memiliki lebih dari 6,5 juta partner, 7 juta partner dan 100 juta pengguna, dimana 70 persennya adalah. didominasi oleh pengguna dari luar kota besar.


“Ini menunjukkan peran digitalisasi Bukalapak tidak hanya berpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah yang memiliki akses dan tantangan infrastruktur,” kata Rachmat.


Ia melanjutkan, Bukalapak akan terus mengembangkan fitur dan layanan, baik di marketplace maupun platform O2O (online to offline), untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi pandemi COVID-19 yang belum tuntas.


Dalam kesempatan yang sama, Bambang Brodjonegoro menyampaikan antusiasmenya bisa bekerjasama dengan Bukalapak.


Mantan Menteri Keuangan ini juga berharap menjadi bagian dari keluarga Bukalapak akan berdampak lebih besar pada adopsi teknologi, serta inovasi yang mengarah pada transformasi digital dan penguatan UMKM. “Inovasi dan teknologi menjadi hal krusial yang harus diadopsi agar UMKM berkembang,” ucapnya.


Situs Poker OnlinePoker88Agen Judi Poker Online373Poker