ilustrasi: dapurkobe.co.id
373Poker - Nama kebab berasal dari bahasa Arab: kabab (کباب) yang awalnya berarti daging goreng, bukan daging panggang/bakar. Kata kabab kemungkinan berasal dari bahasa Aram: כבבא kabbābā yang mungkin berasal dari bahasa Akkadia: kabābu yang berarti "bakar, panggang". Pada abad ke-14, kebab menjadi sinonim dengan tabahajah, hidangan berupa potongan daging goreng dalam bahasa Persia.
Dalam buku-buku berbahasa Turki, istilah kebab sering dipakai untuk bola-bola daging yang dibuat dari daging ayam atau daging domba cincang. Istilah kebab baru berarti hidangan daging panggang (shish kebab) sejak zaman Kesultanan Utsmaniyah, tetapi masih ada istilah lain yang lebih kuno untuk daging panggang, yakni shiwa` (شواء ) asal bahasa Arab. Walaupun demikian, kebab masih dipakai dalam pengertian aslinya dalam berbagai hidangan seperti semur, misalnya tas kebab (kebab dalam mangkuk) dari Turki. Dalam masakan Mesir ada hidangan semur daging sapi dan bawang bombay yang disebut kebab halla.
Dalam beberapa waktu belakangan, kebab sering ditemukan di berbagai tempat, mulai dari pinggir jalan hingga restoran.Kian hari, penjual kebab juga makin menjamur, salah satunya seperti Kebab Hunter yang berada di Jakarta Utara.
“Kebab Hunter ini baru berdiri enam bulan, tapi kita percaya diri aja. Karena kita punya bumbu khas sendiri. Jadi awalnya saya cari tahu sendiri dari YouTube,” unggap Jannah saat ditemui, Sabtu (4/September/2021).
Jannah mengatakan bahwa usahanya tersebut juga berada di bawah binaan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selain itu, usahanya ini dijual di Pasar Lontar.
“Selain itu saya jual di online juga. Jadi offline dan online,” ungkapnya lebih lanjut.
Bukan hanya itu, bahkan, kebab tersebut juga telah dicicipi langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
“Seneng banget, jadi agak kaget juga. Jadi 46 peserta itu saya dapet review,” ungkapnya dengan senang.
Untuk harganya, ia menjual kebab dengan harga yang relatif terjangkau, yakni mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu. Ia berharap dari usahanya ini bisa dikenal masyarakat. Meski ia juga tidak ingin terlalu muluk-muluk. Mengingat usahanya masih baru, ia ingin dikenal dari lingkungan terdekat dulu.
“Ya dikenal dari sekitaran Priok aja dulu deh. Mungkin nanti kalau dari sosial media bisa dikenal luas, dan rencananya ingin buka cabang juga,” ungkapnya.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online, 373Poker










0 Comments