373Poker - Pandemi Covid-19 telah memukul industri otomotif dan membuat penjualan mobil turun. Namun efek tersebut tidak berlaku untuk beberapa brand mobil, seperti Lamborghini. Lamborghini mengklaim jika penjualan mobil mereka moncer pada tahun 2020 dan 2021. Bahkan stok mobil untuk tahun 2021 dikabarkan sudah hampir habis.
Seperti dikutip dari Automotive News, merek supercar asal Italia itu mengalami pertumbuhan yang kuat di tahun 2021. Salah satu faktornya adalah karena pandemi Covid-19 mulai mereda di sejumlah negara, sehingga konsumen mulai aktif berbelanja kebutuhan barang mewah seperti supercar.
Dalam pameran mobil Milano Monza Motor Show 2021, Stephan Winkelmann selaku CEO Lamborghini, mengatakan jika Lamborghini telah menjual unit mobil, yang banyaknya sebanding dengan suplai 10 bulan. Artinya, setiap Lamborghini yang dibangun mulai sekarang hingga awal November atau sekitar 3.100 unit sudah memiliki pembeli yang mengantri untuk menerima pengiriman.
Produsen supercar yang juga merupakan anak perusahaan dari VW Group itu mengklaim pengiriman telah melonjak hampir 25 persen pada kuartal pertama tahun 2021 karena calon pembeli mengakhiri karantina dan siap untuk kembali berbelanja.
"Meskipun dua bulan shutdown karena pandemi, Lamborghini mengakhiri tahun 2020 sebagai tahun terbaik kedua yang pernah ada," ungkap Winkelmann, dikutip dari Automotive News, Selasa 15 Juni 2021.
Pada tahun 2020 lalu Lamborghini menjual sebanyak 7.430 unit mobil atau turun sekitar 9 persen dari penjualan pada tahun 2019.
Model SUV Urus dengan tenaga 650 dk sejauh ini memimpin penjualan tahun 2021, dengan angka 1.382 unit pada bulan Januari hingga Maret 2021. Selanjutnya ada model Huracán entry-level bermesin V-10, dengan 753 model terjual pada akhir bulan Maret. Kemudian ada model Aventador yang terjual hingga 287 unit.
Penjualan Lamborghini diprediksi akan terus bertumbuh seiring meredanya pandemi dan kembalinya kehidupan normal










0 Comments