373Poker - Sejumlah tenaga kesehatan meneriakan yel-yel sebelum melakukan pergantian jadwal perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pusat mengumumkan per Selasa (26/1) pukul 15.55 WIB, terdapat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 13.094 orang sehingga total telah mencapai 1.012.350 kasus di Indonesia. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj
Kabar duka terus menyelimuti Indonesia di tengah wabah COVID-19 yang semakin gencar. Ribuan petugas kesehatan telah gugur dalam memerangi pandemi.
Berdasarkan data laporan Covid-19, hingga Senin (28/6/2021), terdapat 1.026 tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat COVID-19.
"DUKA MENDALAM BANGSA INI SERIBU NAKES GUGUR! Seribu tenaga kesehatan yang gugur, adalah cerminan betapa buruknya penanganan pandemi di dalam negeri," tulis laporan Covid-19 di akun Instagram miliknya.
Tanda-tanda runtuhnya sistem kesehatan semakin nyata
Dalam keterangannya, laporan Covid-19 mengungkapkan bahwa kondisi saat ini semakin mengkhawatirkan, banyak tenaga kesehatan yang terpapar dan kelelahan.
"Tanda-tanda kolapsnya sistem kesehatan Indonesia dalam menangani pandemi terlihat jelas. Mulai dari RS kolaps, ventilator dan oksigen terbatas, hingga kematian pasien saat menunggu kamar dan gugurnya nakes," ujar laporcovid-19.
Penghormatan terakhir untuk para petugas kesehatan yang gugur
Namun, lanjut laporcovid-19, pemerintah hanya memilih diam dan berlindung di balik PPKM Mikro yang jelas tidak efektif.
Di akun media sosial, laporan Covid-19 mengajak warganet untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para tenaga kesehatan yang gugur.
“Kalian bisa memberikan penghormatan terakhir untuk nakes yang gugur dengan mengakses PUSARA DIGITAL melalui nakes.laporcovid19.org,” ajak laporcovid-19.
Rincian 1.026 tenaga kesehatan yang meninggal
Berikut rincian 1.026 tenaga kesehatan yang meninggal akibat COVID, seperti dilansir Laporcovid19:
Dokter: 405 orang
Perawat: 325 orang
Bidan: 160 orang
Dokter gigi: 39 orang
Ahli teknologi lab medik: 30 orang
Rekam radiologi: 6 orang
Terapis gigi: 3 orang
Sopir ambulans: 2 orang
Tenaga farmasi: 3 orang
Elektromedik: 3 orang
Sanitarian: 5 orang
Apoteker: 9 orang
Fisikawan Medik: 1 orang
Epidemiolog: 2 orang
Entomoloh kesehatan: 1 orang
Tenaga kesehatan lainnya: 30 orang










0 Comments