Ilustrasi, sumber foto: UI
373Poker - Ketua Institut Harkat Negeri (IHN) Sudirman Said menanggapi pemanggilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) terkait kritik terhadap Presiden Jokowi. Sebelumnya, BEM UI memang menyampaikan kritiknya kepada Jokowi melalui poster The King of Lips Service yang diunggah ke akun Twitter @BEMUI_Official.
Soal pemanggilan BEM UI, Sudirman meminta pimpinan UI bersikap bijak menanggapi kritikan mahasiswanya.
“Suara kampus hendaknya disikapi sebagai suara nurani. Terlebih sikap mahasiswa yang merupakan kader masa depan bangsa. Semoga Pimpinan UI cukup bijaksana menyikapi ungkapan kepedulian para aktivis mahasiswanya,” kata Sudirman dalam keterangan tertulis, Senin (28/6/2021).
Sudirman mengatakan mahasiswa adalah kelompok kritis yang memantau kebijakan pemerintah
Sudirman mengatakan mahasiswa selalu menjadi kelompok kritis yang memantau kebijakan pemerintah. Bahkan, kata Sudirman, sejak Indonesia belum merdeka, kelompok terpelajar ini selalu menjadi pelopor perjalanan bangsa.
“Pasca kemerdekaan peran mahasiswa kembali hadir di tahun 1965, menjaga kelurusan arah negara. Begitupun di tahun 1998 mahasiswa lah tulang punggung utama reformasi,” kata Sudirman.
Sudirman mengatakan pemerintah harus berterima kasih kepada mahasiswa yang kritis
Mantan Menteri ESDM itu mengatakan, pemerintah patut berterima kasih kepada mahasiswa yang kritis. Menurutnya, itu berarti fungsi kontrol masih berjalan dengan baik.
“Itu artinya ada hal-hal yang harus diluruskan dalam perjalanan negara dan bangsa. Jangan malah ditekan-tekan yang akan mematikan daya kritis dan kreativitas mereka,” kata Sudirman.
Kritik BEM UI diakhiri dengan pemanggilan pimpinan kampus
Sebelumnya, kritikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kepada Presiden Jokowi melalui meme atau poster di Twitter, ditanggapi dengan pemanggilan dari pimpinan kampus.
Rektor UI mengirim surat pemanggilan kepada Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra dan wakilnya Yogie Sani, usai mengkritik Jokowi dengan menyebutnya sebagai The king of lip service.
Dalam surat yang tersebar di media sosial, tertulis bahwa Direktur Kemahasiswaan UI, Tito Latif Indra telah mengirimkan panggilan tersebut.
"Sehubungan dengan beredarnya poster yang dikeluarkan BEM UI melalui akun medsos official BEM UI menggunakan poto Presiden RI. dengan ini kami memanggil saudara," demikian bunyi surat tersebut seperti dikutip Minggu (26/7/ 2021).
Tidak hanya ketua dan wakil ketua BEM UI yang dipanggil, Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI Ginanja Ariyasuta Eka dan Kepala Kantor Komunikasi dan Informatika, Chirstopher Christian serta enam orang lainnya juga dipanggil. Kesepuluh orang itu diminta hadir pada Minggu (27/6/2021) kemarin, pukul 15.00 WIB di ruang rapat UI.









0 Comments