373Poker - Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, sumber foto: Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Indonesia akan kembali menggelar pemilihan presiden (pilpres) pada 2024. PDIP juga meminta semua pihak bersabar terkait capres dan cawapres yang akan diusung partai berlogo banteng moncong putih itu.
“Terkait dengan pencalonan capres dan cawapres, semuanya agar bersabar. Fokus utama PDI Perjuangan terletak pada kualitas pemimpin untuk mampu memikul tanggung jawab yang begitu besar, bagi masa depan lebih dari 270 juta rakyat Indonesia," kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, Selasa (21/9/2021).
Calon presiden dan wakil presiden ditentukan oleh Megawati
Hasto menjelaskan, calon presiden dan wakil presiden dari PDIP ditetapkan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ketentuan ini berdasarkan hasil Kongres V PDIP.
“Apa yang terjadi sama dengan tahun 2014 dan 2019 yang lalu, di mana Ibu Megawati Soekarnoputri menetapkan Pak Jokowi sesuai dengan mandat Kongres Partai, dan terbukti Beliau hadir sebagai pemimpin yang telah lama dipersiapkan dan mampu memikul tanggung jawab sebagai pemimpin bangsa,” katanya.
Kader PDIP akan dikenakan sanksi jika berbicara dan berpartisipasi dalam deklarasi terkait Pilpres 2024
Hasto mengatakan PDIP yakin kadernya memiliki kesadaran penuh terkait penetapan capres dan cawapres. Kesadaran ini, kata Hasto, akan membentuk kedisiplinan kader.
Ia menjelaskan, PDIP akan menjatuhkan sanksi disiplin jika ada kader yang membahas masalah Pilpres 2024. Atau akan memberikan sanksi jika seorang anggota partai menyatakan atau dinyatakan sebagai calon presiden atau wakil presiden pada tahun 2024.
“Atas dasar hal tersebut, manakala ada anggota partai yang tidak memiliki disiplin dan ikut-ikutan dalam deklarasi calon sebelum partai menetapkan, partai akan menegakkan disiplin tersebut dengan memberi sanksi organisasi,” jelasnya.
Lebih lanjut Hasto mengatakan, PDIP akan membentuk relawan untuk memenangkan Pilpres 2024 setelah penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Saat ini, Hasto ingin seluruh kader PDIP fokus menangani wabah COVID-19.
Relawan Jokowi dukung Ganjar Pranowo
Di tengah memanasnya isu capres dan cawapres, serta kemungkinan duet Anies Baswedan-Sandiaga Uno, relawan Jokowi Mania Jatim menyatakan diri mendukung Ganjar Pranowo-Erick Tohir di Pilpres 2024.
Pengurus Jo-Man, Warto Adi mengatakan, berdasarkan konsolidasi nasional relawan Joko Widodo lainnya, mereka sepakat mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden 2024. Menurut mereka, Ganjar cocok menjadi pengganti Jokowi pada periode berikutnya.
"Pak Ganjar adalah sosok yang pantas dan mumpuni untuk jadi capres melanjutkan perjalanan dan kerja baik Pak Joko Widodo," kata Warto saat deklarasi di Surabaya, Jumat (17/9/2021).
Lebih lanjut, Warto menjelaskan, sosok Ganjar yang berjiwa muda dinilai cocok untuk memimpin NKRI. Gaya kepemimpinan Ganjar yang mirip dengan Jokowi yakni blusukan di masyarakat juga dinilai tepat untuk melanjutkan kinerja Jokowi.
"Pak Ganjar adalah sosok yang merakyat. Mudah-mudahan dengan sosok merakyat ini bisa mengenyangkan rakyat. Sudah saatnya NKRI dipimpin oleh para generasi muda," ujarnya.
Relawan ini juga mendeklarasikan relawan baru bernama GP Mania Jawa Timur. Tak hanya deklarasi, mereka juga telah membentuk 25 koordinator daerah (korda) se-Jawa Timur. Setelah deklarasi, korda ini kemudian mulai menggalang dukungan untuk Ganjar.
"Ganjar Pranowo the next Jokowi. Ganjar Pranowo the next Jokowi," teriak para relawan.









0 Comments